Tujuan 21 dan contoh keputusan yang berbeda
Blackjack mempertemukan tangan pemain dengan tangan dealer, bukan menjadikan pemain lain sebagai lawan langsung. Tujuannya memperoleh jumlah yang lebih dekat ke 21 tanpa melewatinya. Kartu bernomor memakai nilai angkanya, kartu bergambar bernilai sepuluh, dan As dapat bernilai satu atau sebelas sesuai keadaan tangan. Hit, stand, double, dan split adalah tindakan yang berbeda; ketersediaan serta akibatnya bergantung pada ketentuan meja.
Misalnya, kartu awal 10 dan 6 membentuk jumlah 16. Seorang pemain memilih hit dan menerima 4 sehingga jumlahnya menjadi 20, sedangkan pemain lain yang memilih stand tetap mempunyai 16. Jika dealer kemudian menyelesaikan tangan pada 18, tangan 20 lebih dekat ke 21 daripada dealer, sementara 16 lebih rendah. Contoh ini memperlihatkan akibat keputusan yang berbeda; kartu tambahan tidak selalu bernilai 4 dan contoh tersebut bukan anjuran untuk selalu mengambil kartu pada 16.
Perbedaan Infinite Blackjack paling mudah terlihat saat dibandingkan dengan blackjack klasik tujuh kursi. Format klasik membatasi posisi yang terlihat di meja, sedangkan format Infinite memakai kartu pembuka bersama dengan keputusan lanjutan per pemain. First Person Blackjack merupakan bentuk digital tiga dimensi yang berbeda dari meja dealer langsung. Nama blackjack yang sama tidak membuat kapasitas, penyajian, dan seluruh fitur masing-masing produk identik.